Langsung ke konten utama

Beasiswa kuliah 2015- Beasiswa Bidik Misi Bagi Keluarga Tidak Mampu

Beasiswa Kuliah S2 2015 Bidik Misi Untuk Keluarga Tidak Mampu
Pemerinatah
Lulusan S1 yang ingin melanjukan ke s2 namun tidak mamu dalam hal pembiayaan
  1. Tanggungan biaya kuliah, seperti pendaftaran, SPP, tunjangan buku, tesis, seminar, dan biaya pendidikan lainnya. 
  2. Baya pendukung, seperti transportasi keberangkatan dan kepulangan, asuransi kesehatan, visa, tunjangan hidup bulanan, tunjangan kedatangan, dll. 

www.lpdp.kemenkeu.go.id
  • Permohonan dapat diajukan secara online dengan mendaftar secara resmi di laman LPDP (www.lpdp.kemenkeu.go.id). 


    Tanggal Penting Beasiswa Kuliah 2015
  • Pengajuan aplikasi beasiswa untuk periode II 2015 mulai 28 April – 24 Juli 2015. 
  • Berikutnya akan dilakukan penetapan lulus administrasi yang jadwalnya diumumkan kemudian. 
  • Serta wawancara yang dilakukan 10 -31 Agustus 2015. 
  • Pengumuman hasil wawancara disampaikan 10 September 2015. 

Informasi/Pertanyaan Beasiswa Kuliah 2015 
email: cso.lpdp@kemenkeu.go.id atau melalui telp. (021) 3846474. Informasi tersebut juga bisa dilihat di laman LPDP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beasiswa Kuliah 2015 di Universitas Queensland, Australia

Pemberi Beasiswa Kuliah 2015 Universitas Queensland, Australia Penerima  Beasiswa Kuliah 2015 Mahasiswa internasional Bentuk  Beasiswa Kuliah 2015 Beasiswa S2 dan S3 untuk kuliah riset di UQ Tanggungan biaya kuliah serta biaya hidup sekitar $25.000 per tahun Persyaratan  Beasiswa Kuliah 2015 1. Mahasiswa internasional yang belajar full-time di Australia 2. Dicalonkan oleh sekolah (pascasarjana) atau institusi 3. Dinilai sekolah pascasarjana memenuhi persyaratan masuk ke program gelar riset lebih tinggi 4. Tidak memegang kualifikasi yang sama atau lebih tinggi dari program gelar riset yang diambil 5. Tidak sedang menerima penghargaan, beasiswa, atau gaji yang memberikan manfaat 75 persen lebih besar dari nilai UQI untuk melaksanakan program gelar riset lebih tinggi.  Pendaftaran  Beasiswa Kuliah 2015 Pelamar diminta untuk mendaftarkan diri ke sekolah pascasarjana UQ dan mengajukan beasiswa secara bersamaan.  Usulan beasiswa tersebut diajukan ke sekolah yang ...

Beasiswa Kuliah 2015 dari Kementrian Agama Republik Indonesia untuk Santri Berprestasi

Pemberi Beasiswa Kuliah 2015 Kementrian Agama Republik Indonesia  Penerima  Beasiswa Kuliah 2015 Santri berprestasi dengan kriteria  Lulusan Madrasah Aliyah (MA) tahun 2015 binaan Pondok pesantren jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama  Lulusan Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Penyelenggara Paket C Tahun 2014 dan 2015;  Masing-masing jurusan dapat memilih bidang program studi pada perguruan tinggi yang sudah ditentukan; Bentuk  Beasiswa Kuliah 2015 Beasiswa kuliah di universitas dan perguruan tinggi terkemukan Nasional dengan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).  Pendaftaran  Beasiswa Kuliah 2015 online melalui www.pondokpesantren.net/pbsb Deadline  Beasiswa Kuliah 2015 Pendaftaran dimulai pada tanggal 01 sd. 20 April 2015 (ditutup pukul 16.00 WIB); Proses pelakasanaan seleksi PBSB tidak dipungut biaya

Beasiswa Kuliah 2015 dari Lemhanas

Pemberi Beasiswa Kuliah 2015 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI)  Penerima  Beasiswa Kuliah 2015 10 (sepuluh) orang yang telah menyelesaikan pendidikan S2 dan akan mengikuti seluruh kegiatan yang akan diadakan di Lemhannas RI dan Singapura tanpa dipungut biaya. Tema  Beasiswa Kuliah 2015 "Lemhannas Ikut Mewujudkan Kedaulatan, Kemandirian, dan Kepribadian Bangsa Indonesia"  Bentuk  Beasiswa Kuliah 2015 Mendapatkan makan dan penginapan di Lemhannas dan Singapura Mendapatkan uang saku sejumlah Rp 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus rupiah) tidak dipotong pajak. Mendapatkan biaya perjalanan at cost pulang pergi dari kota asal ke Lemhannas RI dan akomodasi selama menjalani masa program di Lemhannas RI. Mendapatkan biaya perjalanan at cost pulang pergi dari Lemhannas RI ke Singapura serta akomodasi selama menjalani masa program di Singapura. Persyaratan   Beasiswa Kuliah 2015 Merupakan Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 40 tahun T...